oleh

Walkot Tangsel Ajak Warga ke PMI Untuk Donor Darah

TANGSEL – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menghadiri acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen di Kantor PMI Tangsel, Kecamatan Serpong, Senin (18/1).

Ia mengajak kepada semua masyarakat Tangsel yang pernah terdampak positif covid-19 dan sekarang sudah sembuh, untuk mendonorkan plasmanya serta datang ke unit donor darah PMI Tangsel.

“Kita sudah punya alat donornya, mudah-mudahan setelah lulus skrining kesehatan bisa memberikan plasmanya yang akan digunakan untuk penyembuhan pasien positif Covid-19,” kata Airin di Unit Donor Darah PMI Tangsel.

Ia menambahkan PMI Tangsel sudah melakukan produksi sebanyak 151 kantong plasma konvalesen. Jumlah tersebut akan bertambah lagi mengingat ada 49 pendonor yang telah lolos skrining.

Baca Juga  Bansos Tetap Jalan, Untuk Vaksin Muhadjir Pastikan Kajian Telah Selesai

“Sudah produksi 151 kantong plasma konvalesen dan semuanya sudah habis didistribusikan ke beberapa rumah sakit yang membutuhkan,” tambahny.

PMI Tangsel akan kembali memproduksi plasma konvalesen dari 49 pendonor yang sudah lolos skrining kesehatan dan rencananya pendonoran dimulai sejak Senin (18/1) dengan penjadwalan mengikuti waktu para penyintas Covid-19.

Ia menambahkan PMI terus berupaya terus memproduksi plasma konvalesen. Untuk itu, dirinya mengajak para penyintas Covid-19 untuk mau mendonorkan plasmanya.

Sebab, plasma tersebut bisa membantu penyembuhan pasien positif Covid-19.

Baca Juga  Ahmad Muzani: Kerja-kerja Nakes, Aparat, dan Relawan Covid-19 Tidak Hanya Diukur dengan Materi, Melainkan Penghargaan Setinggi-tingginya

“Saya mengajak para alumni (penyintas) Covid-19 untuk mau mendonorkan plasmanya. Soalnya, efektivitas plasma konvalesen ideal untuk pasien Covid-19 kondisi sedang ke berat, efektivitas mencapai 100 persen. Bisa menyembuhkan. Sedangkan untuk kondisi berat ke kritis efektivitasnya hanya 80 persen,” urainya.

Walikota dua periode ini berharap masyarakat yang positif Covid-19 supaya bisa mendatangi fasilitas layanan kesehatan supaya bisa ditangani lebih cepat sebelum kondisi kesehatannya memburuk atau kritis.

”Hasil evaluasi kami, kasus kematian akibat Covid-19 meningkat karena terlambat datang ke fasilitas layanan kesehatan. Kondisi kesehatannya sudah kritis, penanganannya jadi tidak maksimal,” ujarnya.

Baca Juga  Stok Vaksin Covid-19 di Jateng Terus Ditambah Setiap Minggu

Selain penyediaan plasma konvalesen. Pemkot juga tengah melakukan vaksinasi kepada 10.461 tenaga kesehatan se-Tangsel sebagai upaya mencegah kenaikan kasus positif Covod-19.

”Plasma konvalesen untuk penyembuhan orang sakit Covid-19. Sementara, vaksinasi diperuntukkan bagi orang yang sehat tapi belum terkena Covid-19 menciptakan kekebalan tubuh terhadap virus corona dan sekarang, vaksinasi tengah berjalan,” ucapnya.

Dia juga mengimbau masyarakat supaya disiplin Protokol Kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan konsumsi asupan makanan yang meningkatkan imunitas supaya kita bisa mencegah bersama-sama penyebaran Covid-19. (*/cr1)

Sumber: siberindo.co

News Feed