oleh

Wali Kota Semarang Bentuk Satgas Remaja Percepatan Penanganan Covid-19

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak remaja untuk ikut terlibat dalam penanganan Covid-19 di Kota Semarang, dengan membentuk Satuan Tugas Remaja Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang.

Keanggotaan Satgas tersebut, berasal dari unsur remaja dan pemuda-pemudi dari berbagai forum yang ada di kota Semarang. Seperti, Karang Taruna, Saka Bhakti Husada, Saka Kencana, Generasi Berencana, Forum Anak, dan juga Forum OSIS.

Menurut Hendi, sapaan wali kota, mereka nantinya tergabung dalam Gerakan Remaja Cegah dan Pantau Covid-19 (Gercep) Kota Semarang. Tugas pertama Satgas Remaja Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Semarang adalah melakukan aksi berupa pemberian vaksin di YPAC Semarang.

Baca Juga  BPKN RI Apresiasi Upaya Wamendag Buka Ruang Perdagangan Cryptocurrency

Ditambahkan, keterlibatan anak muda memiliki dampak cukup signifikan dalam membantu penanganan Covid-19. Salah satunya, membantu sosialisasi antara sesama anak muda, dalam meningkatkan ketertiban menjalankan protokol kesehatan.

“Saya merasa optimis, karena ini merupakan perwakilan remaja yang top semua, yang saya rasa juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut mengatasi persoalan Kota Semarang, termasuk Covid-19,” ujar Hendi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021).

Menurutnya, kelebihan anak muda saat ini adalah jumlah populasinya yang banyak, bahkan mencapai 40 persen di tingkat nasional dan di Kota Semarang.

Baca Juga  Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Pandemi Covid-19

“Jika semua populasi anak muda Semarang kompak membantu Kota Semarang, maka kota ini tidak hanya menjadi kota yang hebat, bahkan dapat melampaui kota-kota besar lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Hendi, generasi muda saat ini memiliki karakteristik bersemangat, idealisme kuat, integritas tinggi, wawasan yang lebih banyak, serta menguasai teknologi informasi terkini.

Meski demikian, Hendi mengingatkan, adanya kelemahan dari anak muda zaman sekarang, yakni masalah emosi.

Baca Juga  Survei LSI : Kepercayaan Publik Terhadap Jokowi Turun Dibawah 50 Persen

“Maka kalau masalah emosional sudah dapat ditata dengan baik, ke depannya akan menjadi lebih baik dan lebih sukses,” tuturnya.

Hendi pun meminta untuk anak muda di Kota Semarang bisa berperan sebagai agent of change.

“Maka di sinilah peran generasi muda, sebagai sosok yang memiliki semangat luar biasa dan dinamis, yang penuh energi, serta optimis, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang bergerak dan aktif dalam membantu pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed