oleh

Pelaku Wisata di Bukit Cinta Dapat Bantuan dari Bupati Semarang

BANYUBIRU – Sebanyak 54 orang pelaku wisata, yang terdiri dari pengemudi perahu wisata dan pedagang kios di objek wisata Bukit Cinta menerima bantuan paket sembako. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Minggu (1/8/2021).

Bupati menyampaikan, pihaknya memahami kesulitan yang dialami para pelaku usaha wisata, karena objek wisata ditutup dan tidak melayani wisatawan selama pandemi Covid-19. Namun, bupati mengimbau, untuk bersabar dan mematuhi aturan selama pandemi Covid-19.

Baca Juga  Ini Kata Aziz Syamsuddin, Soal Mutu Pelayanan dan Keselamatan Transportasi Penerbangan

“Mohon maaf, kami terpaksa melakukan penutupan tempat wisata untuk menekan penyebaran Covid-19. Bantuan ini diharapkan dapat membantu bapak ibu sekalian memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Selain itu, lanjut Ngesti, untuk meringankan beba, pihaknya juga membebaskan kewajiban para pengguna kios untuk membayar sewa tempat.

Bantuan serupa juga diberikan kepada 44 orang pelaku usaha yang sama yang berasal dari objek wisata Kampung Rawa Bejalen dan Jembatan Biru Sumurup Bawen.

Baca Juga  Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Ketua paguyuban pengemudi perahu motor Bukit Cinta, Woko Listyono (44) mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Semarang. Dijelaskan, selama masa pembangunan Bukit Cinta dan penutupan tempat wisata yang sudah berjalan hampir dua tahun, para anggota terpaksa mencari penghasilan lain. Di antaranya mengumpulkan enceng gondok atau menangkap ikan.

“Terus terang, Kami terdampak cukup lama. Namun para anggota tetap survive dengan mencari penghasilan lain,” tuturnya.

Baca Juga  Sekjen Gerindra Temui Ketum PP Muhammadiyah, Bawa Pesan Prabowo

Selain bantuan, Woko berharap Pemkab Semarang juga mengalokasikan vaksin Covid-19 bagi anggotanya. Sehingga saat pembukaan objek wisata Bukit Cinta nantinya akan dapat melayani wisatawan dengan baik. Ditambahkan, usaha perahu motor di Bukit Cinta telah memenuhi standar keamanan baik mutu perahu maupun sarana pendukungnya. Termasuk jaminan asuransi kecelakaan bagi para pengunjung. (*/cr1)

Sumber: aeh.siberindo.co

News Feed